Sabtu, 23 Mei 2009

Kekeliruan "Kondomisasi" dan Bagaimana Mencegah Seks Bebas

Dalam rangka pencegahan virus HIV/AIDS bukan hanya pemerintah Indonesia bahkan badan kesehatan PBB pun mengadakan program "kondomisasi". Padahal untuk menghindari HIV/AIDS adalah dengan cara memerangi seks bebas seperti pelacuran dan lain lain bukannya dengan "kondomisasi" yang tanpa di sadari secara tidak langsung malah justru melegalisasikan seks bebas.


Betapa mudahnya "alat pengaman" tersebut dapat didapat, maka para pemuda-pemudi, remaja dengan tenangnya mereka melakukannya karena mereka beranggapan bahwa "ahh ada kondom ini kita aman"..
Begitu pula pada pelacur (maaf kasar), mereka pun sama beranggapan seperti itu. Mereka tidak akan takut terkena virus HIV/AIDS karena mereka menganggap sudah aman.

Untuk mencegah Seks bebas seharusnya pemerintah harus memberikan pendidikan seks. bahkan seharusnya sejak dini, namun tetap sesuai dengan pendidikan. karena mereka setelah meranjak remaja mulai bertanya tentang perbedaan antara lai-laki dan wanita. Dan para remaja emosinya sangat tinggi dan mudah terpengaruh.

Dan malunya lagi pada saat pemerintah ingin mengesahkan Undang-undang pornografi, eehh malah banyak yang menolaknya bahkan LSM dengan alasan Hak Asasi Manusia dalam berekspresi.. Padahal untuk menghindari seks bebas harus diperlukan pengontrolan masyarakat kepada lingkungan,, Jahh gimana bisa mengontrol toh jelas-jelas undang-undang pornoaksi pun ditolak mentah-mentah...,



Related Articles by Categories


0 komentar: